Idola Cilik Gak Sekolah?

By ssehati

Acara pemilihan idola instant ini sudah lama diadakan di stasiun RCTI. Ditayangkan tiap hari minggu namun ketika penyisihan awal dilakukan tiap hari. Setelah terkumpul 16 peserta terpilih melalui sms maka dilakukan penyisihan setiap minggu. Saat tulisan ini dibuat hampir setengah peserta sudah tersisih. Terakhir yang tersisih kalau tidak salah adalah Siti peserta asal Surabaya.

Terus terang saya suka dengan musik dan menyaksikan munculnya artis-artis baru di bidang tarik suara. Beberapa peserta idola cilik saja sudah muncul calon artis bersuara unik, sebut saja Septian, Kiki, Angel, Belinda (tidak lolos 16 besar). Walaupun masih kecil tapi ciri khas suaranya cukup unik di telinga saya.

Banyak pertanyaan yang timbul dalam hati setiap melihat acara ini. Pertanyaan yang cukup mengusik adalah apakah mereka setiap selesai shooting hari minggu langsung pulang ke daerahnya masing-masing yang cukup jauh? Seperti Kiki apakah pulang ke Menado, Goldi pulang ke Malang, Siti dan Dayat pulang ke Surabaya, Gabriel harus pulang ke Batam? Kalau itu terjadi bisa dibayangkan bagaimana letihnya mereka yang harus melakukan perjalanan jauh dan harus dilakukan tiap minggu.

Kalau mereka tidak pulang ke daerah masing-masing, apakah mereka tinggal di Mess seperti halnya peserta Indonesian Idol. Kalau itu yang terjadi, bagaimana sekolahnya? Selama beberapa bulan acara ini ditayangkan hampir sama sekali tidak dibicarakan tentang aktivitas sekolah mereka.

Pertanyaan berikutnya adalah, apakah materi lagu yang diberikan sudah dipikir matang. Mengapa hampir sebagian lagu dinyanyikan persis seperti aslinya yang rata-rata berisi syair orang dewasa. Memang pernah ada beberapa lagu yang diubah sesuai kebutuhan anak kecil, tapi beberapa lagu lain saya lihat belum ‘direkayasa ulang’ syairnya.

Yang ketiga adalah apa follow up dari RCTI setelah acara ini berakhir? apakah mereka akan dibuatkan album juga? Saya mengusulkan agar RCTI melalui momen Idola Cilik ini membuat album lagu anak-anak atau lagu perjuangan dengan aransemen baru seperti yang dilakukan “Coklat”.

7 Tanggapan ke “Idola Cilik Gak Sekolah?”

  1. hasan Berkata:

    sekolah kok…

  2. dageega Berkata:

    kata siapa sekolah..? lha wong anak temenku aja udh tereliminasi di Idola Cilik,trus di ikut sertakan lagi di idola cilik duo, yg acaranya hari sekolah (senin-jumat) mbolos,dia tampil hari pertama..ternyata lanjut sampai final,otomatis bolos selama seminggu..walaupun acara tayang nya jam 13.00,tapi jam 8 pagi mesti sudah nongkrong di RCTI,untuk berbagai persiapan.selesai jam 15.00,mesti latihan lagi untuk persiapan besok hari,dan selesai pukul 23.00. pulang sampai di rumah sudah larut malam..terus seperti itu setiap hari. fihak RCTI sendiri ga mau tau soal seperti ini, yang penting anak2 harus ikut kalau mereka tidak mau di keluarkan dari IDOLA CILIK. RCTI benar2 kejam dan tidak punya hati. mesti nya acara ini di tinjau ulang,atau di larang sama sekali,karena tidak mendidik.

  3. gustri Berkata:

    jANGAN SOK KRITIS LHO YA….KRITIK DIRI SNDIRI DONK….ANAK2NYA SENANG BANGET KOK. DASAR SIRIK……..

  4. cheisya Berkata:

    klo menurut sy sekoah atau pun gak sekolah itu sudah menjadi resikonya……….tp yang jelas anak2 sama ortu pun senang dengan adanya acara ini

  5. Ray Berkata:

    Lho bukan masalah senang atau tidaknya anak2, biar senang kalo nggak sekolah gimana…..? Kamu mau Gus anak kamu top tapi goblok.!!

  6. dedew Berkata:

    mungkin iya ??? mungkin g’ ???

  7. dc Berkata:

    daripada anaknya dah goblok tapi gak ngetop hayoooo pilih mana?

Tinggalkan Balasan